Baju Tradisional Korea Utara

Read Time:7 Minute, 37 Second

Baju Tradisional Korea Utara – Jika Anda sedang berkunjung ke Korea, jangan lewatkan kesempatan untuk berfoto dengan pakaian tradisional Korea atau membawa pulang hanbok sebagai oleh-oleh dari negeri ginseng tersebut. Namun sebelum berfoto, ada baiknya Anda mempelajari tentang pakaian tradisional Korea Selatan, atau yang kita kenal dengan Hanbok. Saat ini hanbok hanya dikenakan pada acara-acara tertentu seperti pernikahan, perayaan tahun baru, hari libur nasional dan perayaan lainnya.

Hanbok dalam bahasa Korea terdiri dari 2 kata yaitu “Han” artinya orang Korea dan “Bok” artinya pakaian. Kostum Korea ini sudah ada sejak zaman Joseon. Baju adat ini tidak hanya dapat dikenakan oleh orang dewasa tetapi juga oleh anak kecil. Hanbok biasanya berwarna terang, dengan garis sederhana dan tanpa saku

Baju Tradisional Korea Utara

Baju Tradisional Korea Utara

Gaya pakaian tradisional Korea dipengaruhi oleh periode Tiga Kerajaan di Korea. Menurut lukisan di situs pemakaman Goguryeo, sosok laki-laki dan perempuan pada masa itu mengenakan celana ketat dan jubah selutut. Dan jenis pakaian seperti itu dikenal dan digunakan saat ini.

Chingu Cafe Jogja

Pada akhir periode Tiga Kerajaan, Hanbok mengalami beberapa perubahan. Untuk wanita bangsawan, pertama-tama mengenakan rok panjang yang diikat di pinggang dan gaun panjang di pinggang dengan celana longgar, kemudian jubah diikat di pinggang.

Selain itu, selama dinasti Goryeo, raja menikahi seorang ratu Mongol sebagai cara perdamaian antara Goryeo dan Kekaisaran Mongol. Kemudian pakaian para pejabat kerajaan saat itu mengikuti model Mongolia. Dan dress ini bisa berubah bentuk seperti rok (chima) jika lebih pendek sedikit. Di Jeogori, diikatkan di dada dengan pita lebar, lalu lengan bajunya juga dibuat lebih kecil.

Lalu, terjadi perubahan pada masa Dinasti Joseon. Selama ini, geogori menjadi lebih kuat dan lebih lemah. Pada abad ke-16, geogori berubah lagi, dan panjangnya sedikit lebih panjang dari pinggang ke bawah. Namun pada akhir abad ke-19, Daewon-gun memperkenalkan Magoja, jaket bergaya Manchu yang masih umum dipakai hingga saat ini. Di akhir Joseon, cheemanya panjang, dan jeogorinya pendek dan kurus. Heoritti atau heorimari yang terbuat dari linen digunakan sebagai korset karena geogorinya sangat pendek.

Perubahan energi mempengaruhi jenis bahan yang digunakan oleh kalangan tertentu. Misalnya, bangsawan mengenakan hanbok yang terbuat dari kemeja tenun atau kain berkualitas tinggi, seperti kain berwarna cerah di musim panas dan sutra di musim dingin.

Intip Keunikan Seragam Sekolah Di Korea Utara Dan Korea Selatan, Serta Sejarahnya

Mereka suka memakai pakaian berwarna-warni dan cerah. Namun bagi masyarakat awam, mereka tidak bisa menggunakan barang-barang berkualitas karena harganya yang sangat tinggi, yang tidak terjangkau oleh masyarakat awam. Namun kini siapa saja bisa bebas mengenakan hanbok, dan dengan menyewa hanbok, gaun cantik ini bisa Anda gunakan saat pergi ke tempat wisata di Korea.

Pakaian tradisional Korea memiliki banyak nama, seperti Dangui. Dangui adalah pakaian kerajaan Korea, dikenakan setiap hari oleh ratu, puteri, ibu suri dan selir, dan istri pejabat pemerintah. Didesain untuk putri atau ibu ratu, Dangui memiliki motif naga atau burung phoenix dalam berbagai warna dan desain. Saat itu, dangui sang putri hampir sama dengan dangui sang ratu, hanya motifnya saja yang berbeda.

Motif dangui sang putri biasanya berupa bunga. Dangui yang dikenakan oleh dewi kerajaan biasanya mirip dengan dangui lainnya, kecuali tanpa lambang dan berbagai jenis bunga seperti ratu dan putri. Untuk sanggun atau pembantu bangsawan, biasanya menggunakan dangui giok hijau seperti Kasim.

Baju Tradisional Korea Utara

Polanya mirip dengan keluarga kerajaan, tetapi tanpa motif. Wanita istana diberi pakaian Korea yang berbeda untuk membedakan mereka dari orang biasa, terutama di festival, wanita ini mengenakan pakaian yang mirip dengan dangu, tetapi tanpa hiasan atau polos dan tanpa pola.

Jual Hanbok ( Baju Adat / Tradisional Korea) Hambok Hanbook Handbok Hp_1090

Hanbok raja disebut Gonryongpo. Biasanya digunakan tidak hanya untuk raja, tetapi juga untuk pewaris takhta atau putra pertama putra mahkota, yang berarti calon putra mahkota. Yang membedakan raja dengan putra mahkota adalah warna dan lambang naga. Raja biasanya mengenakan pakaian berwarna merah atau merah marun dengan lambang naga berujung lima. Gunakan warna biru untuk Putra Mahkota atau putra pertama Putra Mahkota. Simbol naga putra mahkota adalah lambang berjari empat, sedangkan calon putra mahkota adalah lambang naga berjari tiga.

Dahulu, penggunaan Hanbok dikendalikan oleh kelompok sosial atau status. Namun, undang-undang ini telah berubah seiring waktu. Kini, Hanbok lebih sesuai dengan fashion masa kini. Pakaian tradisional Korea sedang digantikan oleh jaket gaya barat

Setiap warna hanbok memiliki arti tersendiri. Misalnya warna putih melambangkan kesucian jiwa. Warna hanbok ini sering digunakan di berbagai lapisan masyarakat. Hanbok merah melambangkan keberuntungan dan kekayaan. Warna ini biasanya dipakai oleh mempelai wanita di pesta pernikahannya. Warna nila memiliki arti yang jelas, sering digunakan pada warna jubah resmi pejabat pengadilan dan kerudung wanita di pengadilan.

Warna hiasan kepala yang dikenakan oleh wanita dan pria di pemakaman. Warna kuning hanbok melambangkan pusat alam semesta. Warna ini adalah warna keluarga kerajaan. Oleh karena itu, orang biasa tidak diperbolehkan memakai hanbok dengan warna kuning pertama.

Warisan Budaya Korea Ini Diklaim Milik China, Hanbok Park Shin Hye Ikut Dikecam

Semua warna di atas diambil dari warna referensi dan pusat alam semesta Pilihan warna antara gaun dan rok celana biasanya digunakan.

. Bagi wanita yang belum menikah, warna kuning dan merah digunakan sebagai tanda keperawanan. Setelah pernikahan, mereka memakai warna merah dan hijau untuk menunjukkan rasa hormat kepada pasangannya.

Ada perbedaan antara wanita dan pria dalam penempatan pakaian tradisional Korea. Hanbok untuk wanita memiliki 5 bagian yaitu bagian atas

Baju Tradisional Korea Utara

Pita digunakan di depan dada untuk menghubungkan sisi kanan dan kiri hanbok wanita dan pria. Perbedaan antara hanbok pria dan wanita adalah cara pengikatan pitanya. Pakaian hanbok pria terdiri dari 2 bagian yaitu

Ketika Memakai

Setelah mengetahui tempat-tempat pembuatan baju tradisional Korea, Anda bisa belajar membuat baju tradisional Korea. Anda bisa melihat penjelasannya pada gambar selanjutnya untuk mengetahui pola menjahit Hanbok. (TO) Saat kita menonton drama Korea, kita tidak hanya tertarik dengan ceritanya, tapi juga pakaian yang dikenakan oleh para aktor dan aktrisnya.

Apalagi jika drama tersebut menggambarkan masa lalu dimana para aktornya menggunakan pakaian tradisional Korea seperti hanbok.

Namun tahukah kamu bahwa setiap warna pada hanbok memiliki arti tersendiri, jadi jangan sembarangan memakainya?

Warna yang digunakan pada hanbok dari anime Korea berasal dari teori lima warna atau disebut dalam bahasa Korea.

Hari Pertama Pencabutan Aturan, Banyak Warga Korsel Yang Masih Menggunakan Masker

Selain larangan warna di atas adalah penyihir, pelacur atau gizaeng, dan anak-anak. Kelompok ini diperbolehkan memakai warna sesuai dengan statusnya.

Tidak hanya itu, selama periode Joseon, orang mengenakan warna-warna cerah seperti merah, kuning, dan biru saat pernikahan, festival, dan upacara perdukunan yang diadakan untuk umum.

Pengantin wanita diperbolehkan memakai hanbok dengan dekorasi berwarna cerah, sebelumnya hanya diperbolehkan untuk pejabat.

Baju Tradisional Korea Utara

Misalnya, warna merah yang dikenakan mempelai wanita ditampilkan sebagai warna kesuksesan yang melambangkan api. Dan warna kuning yang dikenakan kedua mempelai melambangkan bumi.

Gelora Gelombang Mode Korea

Selain itu, hanbog bangsawan dan pejabat tinggi harus memiliki simbol yang menggambarkan burung phoenix, naga, bangau, dan harimau.

Advertorial Kabupaten Sigi Raih Dana $2,65 Juta dari Mitra Bisnis 25 Juni 2023 Hiburan 5 Fakta Tentang Film Rachanun Mahavan Pemeran Wanita Maki Diajar 25 Juni 2023 Fashion 5 Mutia Ayu, Istri Glen lewat TikTok 23-25 ​​Juni Kabupaten Jaga Hubungan Viral di TikTok sebagai Nagita Slavina dan Kaka 한복) dan di Korea Utara disebut Jeonso-ot (저선 잔). Kata “Han” berarti Korea, “bok” berarti pakaian.

Jenis pakaian tradisional ini sebenarnya berasal dari Dinasti Joseon. Pakaian ini biasanya dikenakan oleh orang Korea untuk acara resmi, resmi, sehari-hari, acara atau festival tradisional. Hanbok seremonial dikenakan untuk acara resmi seperti ulang tahun pertama anak (doljanchi), pernikahan, atau pemakaman. Saat ini hanbok sudah tidak digunakan untuk aktivitas sehari-hari, namun masih digunakan sesekali. Hanbok tidak hanya dapat digunakan oleh wanita atau pria tua, tetapi juga oleh anak-anak.

Hanbok biasanya memiliki pola warna cerah, tidak ada kantong dengan garis sederhana. Pada zaman dahulu, warna pakaian memiliki arti. Arti warna pada pakaian tradisional Korea adalah sebagai berikut:

Hut Pendiri Korea Utara Dirayakan Dengan Dansa, Tanpa Parade Militer

Kelima warna ini dapat dilihat sebagai warna keempat sisi dan pusat alam semesta. Pemilihan warna antara baju dan rok atau celana yang digunakan wanita dan pria didasarkan pada warna yin dan yang. Yin adalah chima (rok wanita) dan yang adalah jeogori (kepala wanita dan pria).

Hanbok pria, panjang pinggang, panjang satu. Seperti geogori wanita, diikat dengan pita di depan dada untuk menghubungkan kiri dan kanan. Perbedaan antara hanbok pria dan wanita adalah cara pengikatan pitanya.

Pakaian luar dikenakan untuk jangka waktu tertentu. Digunakan setelah sokgui. Durumagi digunakan untuk menghangatkan tubuh di musim dingin dan dikenakan di atas pakaian biasa.

Baju Tradisional Korea Utara

Jenis hanbok ini digunakan oleh para sarjana dari periode Goryeo hingga periode Joseon. Garis pada pakaian berarti kerendahan hati dan akal sehat.

Tempat Wisata Di Indonesia Yang Korea Banget! Sudah Pernah Ke Sini?

Pakaian ini lebih erat kaitannya dengan pakaian Manchuria. Bagian dalam selimut ini dilapisi dengan wol. Gaun ini adalah simbol kemewahan.

Baik pria maupun wanita menumbuhkan rambut mereka panjang dan mengepang rambut mereka ketika mereka menikah. Wanita mengepang rambutnya di bagian belakang kepala atau di belakang leher, sedangkan pria mengikat rambutnya di bagian atas kepala.

Itu dibuat dengan memisahkan roti dan roti

Pakaian tradisional korea utara, makanan tradisional maluku utara, senjata tradisional sumatera utara, permainan tradisional sumatera utara, baju tradisional sumatera utara, baju tradisional sulawesi utara, baju tradisional kalimantan utara, rumah tradisional sulawesi utara, makanan tradisional sumatera utara, pakaian tradisional sulawesi utara, pakaian tradisional maluku utara, pakaian tradisional sumatera utara

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Pakaian Tradisional Nigeria
Next post Pakaian Adat Aceh Tenggara